Belajar Gigih dari Hartono Bersaudara dan Jan Koum

Zenda Kartika - Talent Yogrt
Zenda Kartika – Talent Yogrt

Hi Yogrteers, balik lagi ke Yogrt On Air: Yogrt Semangat yang selalu ditemani oleh Zenda Kartika yang ceria setiap hari Senin siang. Buat kamu yang belum tau apa itu Yogrt Semangat, bisa ngintip di sini ya.

Di Yogrt On Air: Yogrt Semangat kali ini kita akan membahas tentang orang terkaya nomor 1 dan 2 di Indonesia. Nggak cuma mereka, tapi juga ada kisah dari pendiri Whatsapp dan suka dukanya yang bisa menginspirasi kamu.

Michael Hartono dan Robert Budi Hartono
Michael Hartono dan Robert Budi Hartono (sumber: Merdeka.com)

Jalan menjadi orang terkaya di Indonesia nggak semudah yang dibayangkan. Sebagai penerus bisnis Djarum, pada awalnya Michael Hartono dan Robert Budi Hartono harus menghadapi beberapa situasi penuh risiko di dalam perusahaan. Tahun 1963, di saat perekonomian sedang nggak stabil, pabrik Djarum mengalami kebakaran hingga habis. Nggak lama setelahnya, pendiri Djarum yang juga merupakan ayah mereka wafat.

Usaha yang sempat diprediksi akan  mengalami kebangkrutan, ternyata bisa berkembang pesat berkat kegigihan pasangan kakak beradik ini. Sejumlah usaha yang dilakukan seperti memodernisasi peralatan, ekspor rokok ke luar negeri, meluncurkan rokok dengan produksi mesin, hingga merambah ke industri lain di luar industri rokok, menjadikan Djarum tumbuh jadi perusahaan raksasa.
Djarum kini juga dikenal sebagai perusahaan penggerak di balik BCA, Polytron, Blibli, Grand Indonesia, dan juga Kaskus.

Jan Koum - pendiri Whatsapp
Jan Koum – pendiri Whatsapp (sumber: thefamouspeople.com)

Beralih ke kisah berikut yang datang dari luar negeri. Siapa yang tidak mengenal Whatsapp di jaman now ini? Aplikasi pesan singkat ini didirikan oleh Jan Koum asal Ukraina.

Dibalik kesuksesan Whatsapp ini terselip sebuah kisah inspiratif dan perjuangan berat loh! Jan Koum yang pernah berprofesi sebagai penyapu toko ini berasal dari keluarga kurang mampu.
Untuk bertahan hidup, ia dan keluarganya mengandalkan jatah makanan gratis dari pemerintah untuk tunawisma. Ketika gejolak politik di Ukraina semakin memanas, ia pun terpaksa hengkang dari sana.

Sebelum membangun Whatsapp, Jan Koum tercatat pernah bekerja di Yahoo selama 9 tahun. Ternyata ia juga tertarik untuk bekerja di Facebok, namun lamaran pekerjaannya ditolak.
Siapa sangka kalau 6 tahun kemudian justru malah Facebook yang tertarik dengan aplikasi buatannya? Whatsapp didirikan Jan Koum di tahun 2009. Pada awalnya, tercatat hanya 250 pengguna yang mengakses aplikasi ini. Namun berkat kegigihannya untuk terus mengembangkan aplikasi, Whatsapp pun mulai mendapat tempat di hati pengguna ponsel.

Lebih lengkapnya yuk kita simak perjuangan Hartono bersaudara dan Jan Koum di bawah ini: